Rakor MUI Ketapang: Perkuat Peran Ulama dalam Menjaga Akidah dan Persatuan Umat

Rakor MUI Ketapang: Perkuat Peran Ulama dalam Menjaga Akidah dan Persatuan Umat

 

Ketapang – kalbar.mui.or.id, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang selenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor). Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 24-25 Oktober 2025 di Hotel Aston Ketapang.

Rakor yang dibuka oleh Sekda Ketapang ini diikuti 100 peserta adalah forum strategis untuk mempererat menyamakan visi, dan merumuskan langkah-langkah nyata dalam menghadapi berbagai tantangan umat khususnya di Kabupaten Ketapang.

Membacakan sambutan Bupati Ketapang, Sekda Ketapang, Repalianto, S.Sos.,M.Si Jum’at malam (24/10/2025), mengapresiasi tinggi peran MUI sebagai garda terdepan dalam menjaga akidah umat, memberikan bimbingan, serta membangun moralitas dan integritas sosial.

Dalam rakor ini, Sekda menyampaikan beberapa poin terkait sinergi antara pemerintah daerah Kabupaten Ketapang dengan majelis ulama indonesia Kabupaten Ketapang yaitu Pertama, penguatan moderasi beragama : ditengah gempuran informasi yang sering kali mengikis nilai-nilai luhur perlu bersama-sama menanamkan pemahaman agama yang moderat, toleran, dan sejuk di masyarakat.

“MUI memiliki peran vital dalam menyebarkan pesan damai dan menolak ekstremisme,” ujar Sekda.

Kedua, peran MUI dalam pembangunan daerah, MUI adalah mitra strategis pemerintah dalam setiap aspek pembangunan, termasuk sosial, ekonomi, dan politik.

“Kami berharap saran dan masukan dari para ulama dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam membuat kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan umat,” harapnya.

Ketiga, waspada hoaks dan ujaran kebencian dalam menjaga stabilitas dan kerukunan, MUI harus bersinergi bersama pemerintah untuk mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan. jadikan forum- forum keagamaan sebagai sarana untuk menyebarkan pesan persatuan dan kesatuan.

Selanjutnya menjaga kerukunan antar umat beragama: utama dalam kerukunan adalah modal membangunan bangsa.

“MUI bersama lembaga keagamaan lainnya harus terus menjadi teladan dan menjaga harmoni dan toleransi, memastikan setiap warga merasa aman dan nyaman menjalankan keyakinannya,” ucapnya.

Pemerintah daerah lanjut Sekda, berkomitmen untuk terus mendukung program-program MUI, terutama dalam mencerdaskan memajukan kehidupan dan kesejahteraan umat.

“Kita harus memastikan bahwa ajaran agama menjadi motivasi kuat untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Rapat yang di gelar MUI Ketapang selama 2 hari ini mengusung tema “Memperkokoh Peran MUI Sebagai Khodimul Ummah Shodiqul Hukumah dan Himayatul Ummah Untuk Kemaslahatan Bersama,” dihadiri berbagai unsur mulai dari Forkopimda Ketapang, Ketua MUI Ketapang, Ketua PCNU Ketapang, para pengurus MUI Ketapang dan MUI Kecamatan, tokoh agama dan lainnya.

Narasumber pada Rakor adalah Ketua MUI Ketapang, Kantor Kemenag Ketapang, Polres Ketapang dan Ketua DPRD Ketapang. Terakhir pembahasan Rencana Tindak Lanjut dan Rekomendasi. (Syafiie Huddin)

Share this post